Tim Ekspedisi Khatulistiwa selama berada di Situ Lembang

Di awal tahun 2011 yang lalu, TNI-AD telah berhasil melaksanakan Ekspedisi Bukit Barisan 2011. Dengan segala upaya, tenaga dan pikiran bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat sekaligus untuk menyatukan kembali kekuatan/potensi di dalam masyarakat yang dirasakan saat ini berpotensi rasa nasionalismenya menurun. Dengan adanya respon positif dari berbagai kalangan masyarakat terhadap kegiatan Ekspedisi Bukit Barisan 2011, akhirnya Pimpinan TNI AD berusaha untuk melanjutkan kegiatan tersebut dengan format yang berbeda ke wilayah lain di Indonesia yaitu Ekspedisi di Pulau Kalimantan dengan titik berat di sepanjang perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur dengan nama Ekspedisi Khatulistiwa 2012. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pembinaan teritorial untuk menjaga kelestarian alam dengan mencari data dan menelusuri secara langsung segala potensi yang ada di wilayah Pulau Kalimantan.

Kekayaan alam dan budaya di Kutai Barat

Propinsi  Kalimantan Timur sebagai propinsi  terluas kedua di Indonesia dengan luas wilayah 245.237,8 km² berdasarkan ciri dan karakteristik serta tingkat keadaan sosial penduduk maka Propinsi  Kalimantan Timur dibagi dalam 3 kawasan yaitu kawasan pantai,  kawasan pedalaman, kawasan  perbatasan dengan panjang garis perbatasan Propinsi  Kalimantan Timur dengan Malaysia sepanjang  1.038 km  merupakan daerah pegunungan dan bertebing curam. prasarana  perhubungan sangat sulit karena dominan hanya dapat ditempuh melalui sungai dan sangat  berbahaya.Kabupaten Kutai Barat salah satu kabupaten di Propinsi Kalimantan Timur yang berbatasan langsung Malaysia memiliki kelestarian alam yang majemuk, terdapat banyak hutan yang belum terjamah, kekayaan alam serta budaya yang belum tergali di pedalaman merupakan bagian dari daerah pelaksanaan kegiatan Ekspedisi Khatulistiwa Tahun 2012 sebagai bentuk pembinaan teritorial untuk menjaga kelestarian alam dengan mencari data secara langsung segala potensi yang ada di wilayah Kutai Barat di mana pelaksanaannya di bawah kendali Sub Korwil Kubar.

Selama pelaksanaan kegiatan di lapangan dalam kurun waktu 3 bulan baik di bidang penjelajahan dan penelitian serta komunikasi sosial seluruhnya telah berjalan dan mendapat respon yang positif dari segenap elemen masyarakat walaupun masih ada kendala-kendala yang menghambat sehingga berpengaruh langsung terhadap pencapaian hasil yang belum optimal namun kendala-kendala yang ada semaksimal mungkin untuk dieliminasi sesuai dengan kemampuan yang ada agar dapat mencapai hasil yang optimal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s