Beragam Keranjang Khas Suku Dayak

Standard

Wanita Dayak Kenyah di Kampung Rukun Damai, Kutai Barat masih mahir membuat keranjang

Masyarakat Suku Dayak memiliki kerajinan tangan yang khas antara lain berupa tas. Tas umumnya terbuat dari anyaman rotan, cara mengenakan umumnya digendong.  Tas seperti itu disebut awei seka dan dapat juga dibuat dengan iye dalam bahasa Kenyah.  Menurut Pandi mereka orang Dayak Kenyah jarang membuat tas itu karena sulit. Tas tersebut dapat berfungsi untuk menyimpan atau membawa barang. Pada masyarakat dayak, terdapat beberapa keranjang gendong yang menyerupai tas dan digunakan dalam berbagai kegiatan. Ada beberapa nama untuk masing-masing keranjang yaitu anjat, kiyang, banyan dan lanjung / ingen.

Anjat

Jika wanita menggunakan anjat, maka kaum lelaki menggunakan banyan

Anjat adalah tas kecil berbentuk bulat yang digunakan masyarakat, biasanya oleh kaum perempuan, untuk membawa barang-barang ringan ketika bepergian ke tempat yang tidak terlalu jauh. Banyan adalah semacam keranjang yang bentuknya agak memanjang dan anyamannya tidak terlalu rapat sehingga jika diisi beban yang agak berat, maka bentuknya akan semakin panjang dan kecil.Banyan fungsinya hampir sama dengan anjat, tetapi biasanya digunakan kaum laki-laki ketika pergi ke ladang.

Lanjung dengan penguat rotan

Lanjung juga biasa digunakan ketika pergi ke ladang oleh kaum perempuan, untuk meletakkan sayuran dan barang-barang yang dibawa ke ladang. Lanjung berbentuk keranjang dengan bagian bawah kotak dan bagian atas melingkar. Sisi luar lanjung dikuatkan dengan rotan agar dapat tegak ketika diletakkan di tanah. Lanjung biasanya dibuat dari rotan, tetapi sekarang sudah banyak modifikasi sehingga bahan-bahan lain pun dapat digunakan sebagai bahan anyaman lanjung.

Kiyang, untuk mengangkut beban yang besar dan berat

Salah satu keranjang lain yang juga dapat digendong menyerupai tas adalah kiyang. Kiyang difungsikan untuk mengangkat benda-benda berat seperti kayu bakar atau peti-peti kayu ukuran sedang. Kiyang memiliki sisi luar yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan ukuran barang yang dibawanya. Kiyang terbuat dari rotan utuh yang dianyam dengan jarak yang tidak terlalu rapat. Rotan yang digunakan tidak dibelah menjadi kecil-kecil agar kiyang tetap kuat untuk mengangkat benda berat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s