Zamrud dari Tanaa Purai Ngeriman

Standard

hutan hujan tropis di Gunung Ular, Long Pahangai

Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di daerah khatulistiwa. Hutan hujan tropis yang tumbuh subur di khatulistiwa sangat mendominasi di sepanjang daratan Kalimantan. Keanekaragaman hayati yang sangat tinggi di hutan hujan tropis menjadikan pulau Kalimantan memiliki potensi yang sangat besar di bidang kehutanan, lingkungan hidup dan kesehatan.

Kutai Barat adalah salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang terletak di tengah pulau Kalimantan. Kawasan Heart of Borneo yang berfungsi sebagai “menara air” pulau Kalimantan termasuk didalamnya adalah wilayah administrasi Kutai Barat. Posisi yang demikian tersebut membuat kabupaten ini memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas dan mengandung potensi kayu dan non kayu yang sangat tinggi. Maka tidak salah bila Kabupaten ini terkenal akan semboyannya “Tanaa Purai Ngeriman”, yang berarti tanah yang subur, makmur, dan melimpah ruah.

Pengiriman kayu bulat melalui Sungai Mahakam

Tingginya potensi kayu di Kutai Barat mengundang banyak perusahaan Logging untuk mengajukan izin Logging (HPH) didaerah ini. Menurut Dinas Kehutanan Kutai Barat, setidaknya 17 perusahaan Logging yang aktif di kabupaten ini. Sejalan dengan peraturan dari Kementerian Kehutanan, perusahaan-perusahaan tersebut menjalankan pola penebangan Tebang Pilih Tanam Industri (TPTI), yakni suatu pola penebangan yang mengharuskan hanya melakukan penebangan pada jenis-jenis dan ukuran pohon tertentu, sehingga kualitas hutan dapat tetap terjaga dan pemulihan hutan lebih cepat.

Hasil kegiatan Logging di Kutai Barat mayoritas berasal dari kelompok kayu Meranti dan Rimba Campuran seperti jenis Meranti Merah(Shorea sp.), Meranti Kuning (Shorea sp.), Meranti Putih (Shorea sp.), Kapur (Dryobalanops sp.), Keruing (Dipterocarpus sp.) dan beberapa dari jenis Bangkirai (Shorea laevis), Medang (Litsea sp.), Simpur (Dillenia sp.), Jambu-jambu (Eugenia sp.) dan jenis lainnya. Dari kegiatan tersebut, suatu perusahaan Logging mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah melalui pajak kayu hingga milyaran rupiah per tahunnya sesuai dengan hasil produksi kayunya.

rimbunya hutan hujan tropis Kutai Barat

Adanya aturan penggunaan pola penebangan Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) bagi perusahaan Logging yang memiliki izin di Kutai Barat menyebabkan adanya beberapa keuntungan. Hutan yang telah mengalami penebangan dapat kembali menjadi hutan utuh dalam waktu 20-30 tahun kedepan dan siap untuk diproduksi kembali. Hal ini dikarenakan hanya jenis pohon tertentu dengan diameter batang utama tertentu yang diambil. Selain itu, potensi flora dan fauna juga lebih terjaga dibanding pola tebang habis, karena habitatnya tidak mengalami kerusakan total. Beberapa jenis flora yang masih dapat dijumpai misalnya seperti pohon ulin (Eusideroxylon zwageri) yang dilindungi oleh undang-undang; pohon banggeris (Koompassia sp.) yang dikeramatkan oleh sebagian besar masyarakat dayak; berbagai jenis pohon buah seperti durian hutan (Durio sp.), elay (Durio kutejensis)  dan manggis (Garcinia sp.); berbagai jenis anggrek termasuk dari jenis Coelogyne, Grammatophyllum, Liparis, Acriopsis, Arundina, Bromheadia, Macodes dan Dendrobium; kantong semar  (Nephentes sp.); tumbuhan-tumbuhan obat tradisional seperti kayu arang yang berpotensi sebagai anti racun, akar kuning sebagai obat Hepatitis, akar ginseng yang mampu meningkatkan stamina dan sirih hutan (Piperaceae). Potensi fauna yang ada misalnya mamalia seperti beruang madu (Helarctos malayanus), payau (Cervus unicolor), macan dahan (Neofelis diardi), babi hutan (Sus scrofa), uwa-uwa (Hylobates muelleri), lutung merah (Presbytis rubicunda); jenis aves seperti Burung Enggang (Bucheros vigil), Luntur Putri (Harpactes duvaucelli), tepekong rangkang (Hemiprocne comata), Pijantung Kecil (Arachnothera longirostra), Murai Batu; jenis reptil seperti Ahaetulla prasina, Python reticulatus, bunglon (Gonocephalus sp.), ular cabai (Calliophis intestinalis), Rhabdophis chrysargos.

Oleh Misbakhul Bait

Peneliti Tim Kehutanan Ekspedisi Khatulistiwa 2012 Subkorwil Kutai Barat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s