Jantur-Jantur di Long Bagun

Standard

Jantur Cinta

Sungai Mahakam ditopang oleh kondisi anak sungai yang bermuara di tubuhnya. Keindahan tidak hanya menjadi monopoli dari Sungai Terpanjang di Kalimantan Timut ini. Berbagai macam air terjun atau masyarakat disana menyebutnya jantur masih ada di kawasan seputar Poskotis Ekspedisi Khatulistiwa Sub Korwil Kutai Barat di Long Bagun. Jantur jantur tersebut antara lain:

Jantur Buyang memiliki tingkat kecuraman yang rendah bahkan cenderung landai. Jantur Buyang memiliki kecuraman sekitar 35 derajat. Jantur Buyang terdiri atas batuan keras yang dilapisi lumut licin. Bentuknya yang landai dan licin membuat orang-orang dapat meluncur dari atas. Selain itu, aliran air dari atas tidak deras. Pada awalnya kami sempat takut karena tempat untuk awalan meluncur cukup tinggi. Namun melihat anak-anak meluncur dengan asyiknya, kamipun merasa tertantang. Untuk menaiki Jantur Buyang, kita harus melalui jalur yang berada di bagian tepi yang tidak teraliri air.

Jantur Cinta yang berada di tengah memiliki keindahan tersendiri karena memiliki aliran air terjun yang cukup panjang serta terdiri dari batuan yang besar. Bagi yang ingin naik ke atas harus hati-hati karena kemiringan batuan mencapai 90 derajat. Jantur Cinta bagian tengah tidak dapat digunakan untuk meluncur karena tidak adanya kolam di bagian bawah sehingga sangat berbahaya. Kami tidak dapat melanjutkan ke Jantur Cinta bagian paling atas karena medan yang sulit. Sehingga kami memutuskan untuk berenang-renang di jantur yang paling bawah

Jantur jangau

Jantur Jangau berlokasi sekitar 45 menit perjalanan dari kecamatan Long Bagun, Kabupaten Kutai Barat. Akses menuju Jantur Jangau hanya dapat ditempuh menggunakan perahu motor menyusuri Sungai Mahakam ke arah hulu, kemudian perahu berbelok ke kiri memasuki Sungai Jangau. Pemandangan di Sungai Jangau sangat menawan. Hutan yang masih alami menjadi pelindung dari sengatan sinar matahari yang pada saat itu sangatlah terik. Sungai Jangau berwarna merah kecokelatan dan memiliki aliran air yang relatif tenang. Kami sempat menjumpai kera yang bergantungan di atas pohon.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s